Parenting

Inilah 3 Bahaya Memberikan Susu Bayi Tak Sesuai Aturan

Inilah 3 Bahaya Memberikan Susu Bayi Tak Sesuai Aturan
Posted by admin

Usia 6-12 bulan pada kehidupan bayi adalah fase yang sangat krusial dalam pertumbuhannya. Hal ini karena bayi harus lepas dari ASI dan harus beradaptasi dengan sumber nutrisi lainnya seperti susu bayi formula. Walaupun sudah banyak tersedia di pasaran, namun susu formula harus disajikan dengan porsi dan aturan yang tepat. Jika tidak, bukan tidak mungkin akan ada hal buruk yang menimpa anak.

Bahaya Memberikan Susu Formula Tidak Sesuai Aturan

  1. Anak akan mengalami dehidrasi

Terlalu banyak memberikan takaran susu formula pada setiap milimeter air yang ditulis pada saran penyajian bisa berbahaya untuk anak. Cara ini beberapa kali pernah dilakukan oleh pihak rumah sakit untuk mengecek pertumbuhan anak. Akan tetapi, hal ini hanya dilakukan pada bayi dalam kondisi sehat dan dokter memiliki dasar tersendiri. Ibu tidak boleh melakukan hal ini karena akan menyebabkan kerusakan pada ginjal dan rentan mengakibatkan dehidrasi.

  1. Anak akan kekurangan nutrisi

Berlebihan memang tidak baik, namun kekurangan juga tidak kalah berbahaya untuk kesehatan anak. Dalam susu formula sudah diracik dan dihitung secara matang akan jumlah nutrisi yang terkandung di dalamnya. Artinya, dengan takaran yang tepat, susu formula bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Jika terlalu sedikit memberikan susu formula, kebutuhan harian ini bisa-bisa tidak terpenuhi.

Ketika kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi, maka hal ini akan berakibat buruk pada kesehatan anak. Pertama, anak akan lebih rentan terkena penyakit yang diakibatkan oleh virus dan bakteri. Kedua, beberapa organ tidak akan berfungsi maksimal seperti mata, tulang, otot, dan otak. Ketiga, anak juga akan lebih lambat untuk belajar sesuatu di usianya yang lebih dewasa nanti.

  1. Menghambat perkembangan anak

Seperti yang telah dijelaskan di poin sebelumnya, perkembangan dan pertumbuhan anak akan terhambat ketika porsi pemberian susu formula ini tidak tepat. Bahkan, tidak sedikit para ibu yang menambahkan beberapa bahan seperti sereal pada susu. Hal ini justru akan membuat bayi tersedak dan secara langsung akan membiasakan anak untuk makan dengan tidak benar.

Pemberian tambahan bahan ini hanya boleh dilakukan ketika bayi sudah memasuki masa pemberian MPASI. Setelah berada di fase ini, bayi memang harus diperkenalkan dengan bahan-bahan yang lebih padat. Menambahkan sereal sudah bisa dilakukan, namun tetap harus menggunakan takaran yang tepat pula. Untuk lebih aman, konsultasikan hal ini dengan dokter anak terdekat.

Itulah 3 bahaya jika memberikan susu formula bayi dengan tidak tepat, baik itu terlalu sedikit maupun terlalu banyak. Karena masa ini adalah masa yang sangat krusial, hal sekecil ini juga harus benar-benar diperhatikan. Takaran ini bisa didasarkan pada saran penyajian yang terdapat pada bungkus susu. Untuk melihat dan membeli beberapa produk susu tersebut, Anda bisa mengunjungi www.orami.co.id.