Others

16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang Penerbitan yang Harus Kamu Tahu

16 Subsektor Ekonomi Kreatif di Bidang Penerbitan yang Harus Kamu Tahu
Posted by admin

Buku yang sedang Kamu baca saat ini ternyata salah satu produk dari ekonomi kreatif di  bidang penerbitan, lho! Setidaknya, ada 16 subsektor ekonomi kreatif di bidang penerbitan, mulai dari penulis, proofreader, desainer grafis, editor, dan sebagainya.

Penerbitan adalah salah satu industri tertua dan paling luas di dunia. Secara tradisional, industri ini mencakup semua bentuk media cetak, seperti surat kabar, majalah, buku, jurnal, direktori, dll. Untuk tahu apa saja pekerjaan di bidang subsektor ekonomi kreatif penerbitan, berikut adalah beberapa jenisnya yang perlu kamu ketahui:

16 Subsektor Ekonomi Kreatif: Penerbitan

1.     Penerbit Buku Sekolah

Sesuai dengan namanya, maka jenis penerbitan buku satu ini lebih berfokus untuk memproduksi buku-buku untuk pelajar dari SD hingga SMA. Kalau di Indonesia sendiri, ada nama Erlangga dan Yudhistira yang terkenal sebagai penerbit buku anak sekolah.

2.     Penerbit Buku Lembar Kerja Siswa(LKS)

Nah, kalau penerbit jenis ini lebih ke memproduksi buku-buku tipis semacam LKS dengan kertas-kertas HVS buram yang sering menjadi handout anak-anak sekolah. Biasanya penerbitan buku LKS sudah bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk menyetok buku untuk siswanya.

3.     Penerbit Profesional

Kalau penerbit profesional ini khusus untuk memproduksi buku-buku yang ada akses databasenya. Umumnya penerbitan jenis ini mencetak buku yang bertemakan psikologi, edukasi, kesehatan, keuangan, dan lain sebagainya.

4.     Penerbit Majalah

Sesuai namanya, maka penerbit majalah ini khusus untuk menerbitkan surat kabar berupa majalah. Umumnya, jenis perusahaan penerbitan ini cukup eksklusif karena kertas yang digunakan untuk mencetak harus full colour.

Penerbit majalah memiliki pangsa pasarnya sendiri dengan bekerja sama pada berbagai brand majalah dan biasanya hanya menerima cetakan majalah saja.

5.     Penerbit Indie

Penerbit indie sebenarnya berasal dari kata independen atau mandiri. Nah, penerbit indie ini skalanya masih kecil dan buku-bukunya dipasarkan secara lokal di daerahnya sendiri. Penerbit indie biasanya menerima naskah dari penulisnya yang mau dipublikasi.

6.     Penerbit Buku Elektronik

Saat ini memang sudah zamannya buku elektronik ya di mana pembaca  bisa mengaksesnya secara mudah melalui internet. Namun, buku yang dicetak menjadi bentuk elektronik itu juga memerlukan jasa penerbitan untuk melakukan proses editing, layout, dan desain grafis juga, lho!

Jadi, bisa dibilang, untuk menerbitkan buku elektronik tetap membutuhkan jasa dari sebuah perusahaan penerbitan, namun yang khusus di bidang e-book.

7.     Editor

Editor adalah salah satu pekerjaan yang paling dibutuhkan di penerbitan. Tanpa editor, industri penerbitan tidak bisa menghasilkan ekonomi kreatif untuk perusahaannya dan negara ini. Editor bertanggung jawab untuk memilih, meninjau dan mengatur materi untuk publikasi.

Editor terlibat dalam semua tahapan penerbitan termasuk produksi, perancangan, pemasaran, dan distribusi. Editor bertanggung jawab atas hasil akhir dari proses penerbitan.

8.     Penulis

Sebagian besar industri penerbitan mempekerjakan penulis untuk meneliti tentang topik, menulis teks, dan membantu mengeditnya. Pekerjaan bisa sangat berbeda dalam setiap jenis buku. Dalam penerbitan buku, penulis dikenal tokoh utama di balik ide dan isi buku tersebut.

Penulis adalah orang yang bertuga suntuk menghasilkan tulisan yang baru dan inovatif, baik fiksi maupun nonfiksi.

9.     Copy Editor

Copy Editor adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengoreksi naskah. Copy editor bertugas memastikan bahwa materi yang tertulis masuk akal dan memiliki kejelasan, konsistensi, dan tata bahasa yang baik.

Copy editor juga memastikan gaya penulisan industri penerbitan tetap terjaga, terutama di majalah dan surat kabar. Tugasnya juga berkoordinasi dengan semua departemen lain dalam bisnis industri penerbitan termasuk produksi, pemasaran, penjualan, cetak, dan distributor.

10.  Proofreader

Proofreader adalah pekerjaan memeriksa tulisan naskah mulai tata bahasa, kejelasan, dan akurasi. Tugasnya adalah bagaimana buku yang hendak diterbitkan penerbit bebas dari semua jenis kesalahan termasuk kesalahan tekstual dan grafis.

Proofreader juga orang yang mempersiapkan manuskrip untuk dicetak, menyiapkan naskah penulis untuk dijadikan buku dan berurusan dengan bagian departemen cetak.

11.  Fotografer

Fotografer adalah profesional di bidang fotografi yang dipekerjakan oleh surat kabar dan majalah di industri penerbitan. Fotografer adalah orang yang bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi melalui foto-foto yang akan diterbitkan di majalah.

Fotografer juga bekerja untuk buku dan jurnal dan bertanggung jawab untuk menemukan foto yang tepat berkaitan dengan tema publikasi.

12.  Ilustrator

Ilustrator juga merupakan pekerjaan yang tidak bisa dilepaskan dari industri penerbitan karena keterampilan mereka dalam seni dan menggambar. Ilustrator seringkali diperlukan untuk melengkapi informasi tekstual dan membuat publikasi lebih menarik, lebih mudah dipahami dan menarik.

13.  Layouter

Layouter adalah pekerjaan di bidang penerbitan buku yang bertugas untuk membuat teks, tipografi dan tata letak yang bagus serta sesuai pada isi buku. Naskah buku yang selesai diedit akan masuk ke layouter untuk kemudian ditata ulang, dan ditambahkan beberapa gambar dari ilustrator serta desainer grafis.

14.  Desainer Grafis

Desainer grafis adalah orang yang bertanggung jawab dalam membuat gambar dan bentuk seni untuk menghasilkan desain yang menarik untuk publikasi. Pekerjaannya juga merancang sampul dan grafik untuk buku.

15.  Distributor Buku

Distributor buku merupakan pekerjaan yang bertanggung jawab pada penjualan buku. Distributor adalah yang mempromosikan buku kepada toko dan supplier-supplier lainnya.

16.  Manajer Hak Cipta

Sebuah buku memiliki hak cipta agar isinya tidak asal dibajak, ya! Nah, manajer hak cipta adalah orang yang menangani hak dan lisensi untuk industri penerbitan dengan bertanggung jawab menjual lisensi untuk buku dan format lain, mengurus negosiasi kontrak untuk terjemahan, dan adaptasi resmi.

Banyak sekali ya jenis penerbitan di Indonesia dan pekerjaan di bidang ini?  16 subsektor ekonomi kreatif di bidang penerbitan yang telah disebutkan di atas turut mengembangkan perekonomian negara dengan kreativitasnya yang tinggi.